Ekstruder polimer adalah mesin industri dasar yang dirancang untuk pengolahan dan pembentukan bahan polimer termoplastik serta termoset secara kontinu. Mesin ini beroperasi berdasarkan prinsip mengubah resin polimer padat, biasanya dalam bentuk pelet atau serbuk, menjadi lelehan yang homogen dan bertekanan, yang kemudian dipaksa melewati bukaan berbentuk yang disebut die untuk menciptakan produk kontinu dengan penampang tetap. Inti dari mesin ini adalah sekrup yang berputar di dalam barrel berpemanas, yang bertanggung jawab atas fungsi-fungsi berurutan seperti pemasukan bahan, pemadatan, plastisasi, pelelehan, pencampuran, pelepasan udara, dan pengukuran polimer. Desain sekrup ini sangat khusus dan bervariasi secara signifikan tergantung pada reologi polimer tertentu; misalnya, sekrup untuk mengolah poliamida 66 (PA66) kristalin yang digunakan dalam strip pemutus panas akan sangat berbeda dari sekrup yang digunakan untuk PVC amorf. Ekstruder polimer diklasifikasikan terutama berdasarkan jumlah sekrupnya, dengan tipe satu sekrup yang paling umum karena kesederhanaan dan efisiensi biayanya dalam ekstrusi profil dan lembaran, sedangkan ekstruder dua sekrup menawarkan pencampuran yang lebih baik dan lebih disukai untuk pencampuran bahan isi atau pengolahan polimer sensitif terhadap panas. Kinerja ekstruder polimer dinilai dari kemampuannya memberikan aliran lelehan yang stabil dan seragam pada tekanan dan suhu yang konsisten, yang merupakan prasyarat untuk mencapai stabilitas dimensi dan sifat mekanis tertentu pada hasil ekstrusi akhir. Ekstruder merupakan komponen utama dalam sistem yang lebih besar yang mencakup unit penanganan bahan di hulu serta unit pendinginan, penarik, dan pemotong di hilir, menjadikannya alat yang sangat penting dalam produksi berbagai macam produk, mulai dari trim plastik sederhana hingga profil teknik kompleks yang krusial bagi konstruksi dan industri modern.